Kapolsek Wonomulyo Kejar Tersangka ke Batas MalaysiaPOLEWALI -- Seorang tersangka kasus narkoba yang merupakan target operasi (TO) Polres Polewali Mandar (Polman), Bahtiar alias Tilli dibekuk di Pelabuhan Laut Nunukan, Kalimantan Timur.
Bahtiar, salah satu tersangka yang tercatat dalam daftar pencarian orang (DPO), kabur dari Polman setelah dua tersangka lain diringkus polisi beberapa bulan lalu. Kini, Bahtiar yang diduga sebagai salah satu pengedar narkoba di daerah ini meringkuk dalam tahanan Polres Polman di Pekkabata.
Tertangkapnya buronan kasus narkoba jenis sabu itu berawal di atas KM Tidar, dalam perjalanan dari Parepare-Balikpapan-Tarakan-Nunukan, akhir pekan lalu. Kapolsek Wonomulyo, AKP Hulinggi, bersama seorang anggotanya dalam perjalanan ke Nunukan melihat Bahtiar yang juga bermaksud ke Nunukan.
Hulinggi tidak menduga bertemu Bahtiar yang sama-sama menjadi penumpang KM Tidar. Sejak saat itu, terus didekati dan diawasi gerak-geriknya di atas kapal hingga sandar di pelabuhan.
"Bahtiar yang memang merupakan DPO secara kebetulan satu kapal dengan saya dalam perjalanan dari Parepare menuju Nunukan. Sejak saat itu, Saya langsung buat strategi, sampai sandar di pelabuhan dan menggiring tersangka ke kantor polisi Nunukan sebagai titipan," kata Hulinggi, 15 Mei 2009.
Kapolsek Wonomulyo ke Nunukan bahkan sampai ke perbatasan Malaysia, untuk mengejar dua tersangka perampokan dan curnak, yaitu Tuami dan Agus, menurut informasi berada di sekitar perbatasan kedua negara.
Hulinggi, sempat masuk ke wilayah Malaysia menggunakan pas lintas batas, memeroleh informasi bahwa dua tersangka warga Puccadi, Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, berada di wilayah tersebut. "Kami sudah membuat semacam kesepakatan dengan polisi Indonesia yang berada di perbatasan, dan polisi Malaysia untuk segera menginformasikan keberadaan Tuami dan Agus," ungkapnya. (mdl)













0 komentar:
Poskan Komentar